AFRIKA –  Sebanyak 400 ekor kerbau mati di Sungai Shobe. Peristiwa ini sangat mengejutkan bagi warga Bostwana, Selatan Afrika.

Bostwana meyakini kematian ratusan kerbau di perbatasan Bostwana-Namibia itu akibat menghindari kejaran singa.

“Diperkirakan lebih dari 400 kerbau tenggelam karena jatuh dari tebing sungai yang curam,” ujar salah seorang staf Kementerian Lingkungan, Konservasi Sumber Daya Alam, dan Pariwisata Botswana, dilansir AFP, Sabtu (10/11).

Sementara BBC melansir, seorang pemilik penginapan setempat melaporkan kawanan kerbau tersebut tak bisa menepi ataupun memanjat lantaran posisi tebing yang terlalu tinggi. Peristiwa ini disebutnya baru kali pertama terjadi.

Pemilik pondok dekat Chobe, Simone Micheletti, sebelumnya melihat hampir 1.000 kerbau memang berada di dekat sungai dan tengah merumput.

Namun pada Selasa malam, Simone mendengar auman sejumlah singa, sehari sebelum ia melihat ratusan kerbau itu mengambang di Sungai Chobe.

Menurutnya, kondisi cuaca yang mendung pada Selasa malam, membuat penglihatan kawanan kerbau tersebut memudar dan tak menyadari posisi sungai di bawah tebing.

Saat ini, Kementerian Lingkungan Botswana memastikan pihaknya telah mengevakuasi seluruh kerbau, dan mengizinkan warga untuk mengonsumsi beberapa kerbau itu.(tri)