JAKARTA – Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerima pelimpahan berkas perkara kasus dugaan hoaks alias berita bohong yang dilakukan tersangka Ratna Sarumpaet dari Polda Metro Jaya. Rabu (8/11/2018).

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jakarta, Nirwan Nawawi menuturkan, pihaknya menerima berkas sebagai tindak lanjut dari SPDP yang diterima Kejati DKI dari Polda Metro Jaya pada 8 Oktober 2018.

“Selanjutnya Tim Jaksa Peneliti yang berjumlah 10 orang yang diketuai oleh salah satu kepala seksi (kasi) sesuai ketentuan Pasal 138 KUHAP, melakukan penelitian berkas perkara terkait pemenuhan syarat formil maupun materiilnya, guna pembuktian dalam pemenuhan unsur sbagaimana yang pasal yang disangkakan dalam berkas perkara,” ungkap Nirwan.

Dalam berkas Perkara Nomor BP/685/XI/2018/Ditreskrimum Polda Metro Jaya tanggal 8 November 2018 yang ditanda tangani Direktur Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta ditujukan ke Kajati DKI Jakarta.

Tersangka Ratna yang dituduh menyebarkan berita bohong atau hoaks dijerat penyidik Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) UU RI no. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informaai dan transaksi Elektronik dan atau pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentanf peraturan hukum pidana. (Adji/b)