JAKARTA – Mantan pesepakbola sekaligus artis Sinetron Tendangan Si Madun, Claudio Martinez, 38, diamankan Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Depok. Ia diduga terlibat narkoba.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz membenarkan hal itu. Secara singkat ia menegaskan Martinez diamankan saat berada di rumahnya. “Ia betul. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” terang Erick ketika dikonfirmasi, Kamis (8/11/2018).

Penangkapan terhadap artis yang dilakukan Polres Metro Jakarta Barat bukanlah kali pertama. Sebelumnya Polres Jakarta Barat menangamankan, Rido Rhoma, Imam S. Arifin, dan komedian Reza Bukan.

Meski demikian terkait kebenarannya, Erick menegaskan barang bukti masih dalam pengecekan laboratorium demi memastikan narkoba. “Makanya belum pasti narkoba. Masih kita cek di lab, besok hasilnya keluar,” tambah Erick.

Di jagat sepakbola tanah air, Claudio Martinez bukanlah orang baru. Ayah satu anak ini menjadi kiper fenomenal dengan nomor punggung 99, berbagai klub liga Indonesia sudah pernah menggunakan jasanya, diantaranya, PPSM Sakti Magelang dan Persigo Gorantalo (sekarang, Semeru FC).

Selain aktif bermain sepakbola, berbagai judul sinetron dan FTV pernah dilakoni pria yang lahir di Cile ini, seperti Tendang si Madun 1, 2, dan 3, Jendral Kancil, Cinta Yang Tertukar, Kutendang Bola Kutangkap Cinta serta Samson Dahlia.

Selain itu dia juga pernah terikat kontrak dengan beberapa pabrikan mobil dan makanan anak. Seniman sekaligus Sutradara ternama, Remy Sylado melihat narkoba ke artis bukanlah hal yang baru. Ia bahkan menyebut profesi artis rentan dengan narkoba.

Remy bahkan menyebutkan profesi artis yang dituntut tinggi dengan gaji besar menjadikan kalangan ini sangat rentan. Bahkan narkoba terhadap artis terjadi sejak periode 90-an, kasus mencuat adalah ketika Zarima dan Alda Risma yang OD di kawasan Jakarta Pusat.

“Jadi bisa dikatakan ini bukan hal yang tabu,” tutur Remy. (ilham/b)