Jakarta - Salah satu wakil Indonesia di ONE Championship pekan depan adalah petarung blasteran Belanda, Anthony Engelen. Kondisinya sudah 100 persen, Engelen siap menghibur publik Jakarta.

Setelah hampir dua tahun absen dari ajang ONE Championship, Engelen yang punya darah Indonesia itu kembali naik ring pada 9 November lalu. Dia dipanggil mendadak untuk tampil di duel ONE: HEART OF THE LION yang merupakan salah satu laga terbesar di tahun lalu.

Comeback Engelen berakhir manis karena dia langsung meng-KO lawannya asal Kamboja, Meas Meul, di ronder pertama. Setelah tampil di Singapura, Engelen diundang kembali untuk tampil pada ONE: WARRIOR'S DREAM Di Jakarta November lalu.

Turun di kelas Catch Weight (72.0kg), Engelen mengalahkan Jimmy Yabo juga di ronder pertama dalam waktu dua menit 35 detik. Dua kemenangan ini boleh dibilang membayar lunas kerinduan Engelen bertarung di atas ring.

"Kembalinya saya di Singapura melalui KO di menit pertama terasa cukup baik. Tetapi perasaan campur saya aduk, karena saya tidak dapat menyajikan kontes yang sebenarnya. Ketika saya mendapat panggilan untuk pertarungan di Jakarta, tentu saja, saya menjawab ya, dan di sana saya bisa menunjukkan lebih banyak kemampuan saya," ujar Engelen dalam riliis kepade detikSport.

Sejak comeback ke ajang ONE, Anthony memastikan untuk menggunakan ilmunya yang baru untuk bisa tampil lebih baik lagi dan menorehkan kemenangan demi kemenangan.

"Apa yang saya pelajari adalah saya perlu melakukan lebih banyak perjuangan dalam pelatihan saya. Inilah saatnya saya menunjukkan kepada dunia kemampuan saya. Saya perlu memberikan 200% kemampuan untuk memastikan saya akan mencapai dan bahkan melampaui kemampuan saya sebagai seorang atlet," sambungnya.

Sementara sebagian besar orang menghabiskan waktu bersama keluarga dan menikmati perayaan akhir tahun 2018, Engelen sibuk berlatih Bali MMA, salah satu gym seni bela diri campuran terkemuka di Asia Tenggara.

"Berlatih di Bali MMA berarti bekerja keras hari demi hari. Ada hari-hari baik, dan ada pula hari-hari buruk, tapi untungnya saya berada di Pulau Dewata. Jadi, waktu istirahat bisa saya habiskan di pantai, di bawah sinar matahari atau menikmati makanan yang lezat, dan itu selalu membuat saya senang," paparnya.

"Tim profesional terdiri dari para atlet dari pelbagai organisasi, dan kami beruntung telah bertemu satu sama lain. Mereka semua sangat terampil, dan bersama-sama kita membuat satu sama lain lebih baik."

Tahun 2019 baru dimulai dan ambisi Engelen tetap sama, yakni sebisa mungkin mencatat prestasi bagus. Kesempatan perdana didapat Engelen ketika dia menghibur publik tuan rumah di Istora Senayan, Sabtu (19/1/2019) pada ajang bertajuk ONE: ETERNAL GLORY. Engelen akan menghadapi petarung Kamboja Thai Rithy.

"2019 akan menjadi tahun yang hebat bagi saya. Saya tidak bisa berkata banyak sekarang, tetapi hal-hal besar sedang berlangsung, ikuti saya saja. Yang pasti saya akan memberikan hiburan terbaik di ONE: ETERNAL GLORY bulan ini," demikian dia.

(mrp/yna)