JAKARTA –  Suku Dinas Lingkungan Hidup (SDLH) Jakarta Barat melatih pemilahan sampah bagi ratusan keluarga di rumah susun (rusun) kebersihan milik Dinas Lingkungan Hidup (LH) di Bambu Larangan, Cengkareng.

“Selama ini saya sekeluarga buang sampah tanpa dipilah. Sekarang jadi paham sampah bisa mencetak duit,” kata Nuning, ibu rumah tangga saat dialog dengan Kepala SDLH Jakbar, Edi Mulyanto, Kamis (8/11/2018).

Di rusun dengan dua blok tersebut dihuni 200 Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari pasukan SDLH Jakbar dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

“Kami melatih penghuni rusun supaya melek sampah dengan pemilahan sampah organik dan anorganik bertujuan mengurangi volume sampah sebelum dibuang ke TPA Bantar Gebang,” beber Edi.

Dalam sosialisasi itu, Edi memberikan dua kantong plastik kepada 200 KK. Serta di setiap lantai ditempatkan tiga tong komposer untuk media pembuatan pupuk kompos.

Kasudin LH Jakbar menambahkan sosialisasi di rusun tersebut sebagai bagian dari program pemilahan sampah terpadu yang segera diterapkan di satu RT untuk 56 kelurahan se Jakbar. (rachmi/tri)