JAKARTA –  Memperingati Hari Pahlawan, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, tidak menjadi bagian yang menggerogoti uang negara atau terlibat korupsi.

Menurut orang nomor satu di Jakarta tersebut, sebagai ASN yang bekerja di pemerintahan sudah sepatutnya menghormati jasa para pahlawan dan mewujudkan cita-cita pendiri bangsa.

Hal itu disampaikan Anies ketika menjadi inspektur upacara (irup) peringatan Hari Pahlawan Nasional yang di gelar di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Sabtu (10/11/2018).

“Hari ini, bayangkan, bila anak kita usia 20-an secara sukarela pamit kepada ayah ibunya mengatakan akan ikut pertempuran membela bangsanya, membela negaranya,” kata Anies.

Untuk itu, lanjut dia, dibalik para pahlawan terdapat orang tua orang tua hebat, keluarga hebat, yang sudah ikhlas mengibahkan anak-anaknya untuk ikut bertempur dan berkorban untuk negara.

“Saya sering sampaikan kepada ASN di DKI bahwa minimal sekurang-kurangnya kita tidak menjadi bagian yang membuat pilar negara ini keropos, bukan yang ikut menggerogoti anggaran, bukan yang ikut mengambil anggaraan untuk kepentingan dirinya pribadinya,” tegas Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berharap, ada pahlawan-pahlawan muda yang muncul untuk memperkuat pilar kenegaraan sehingga Indonesia mampu Indonesia bersaing dan sejajar dengan negara maju.

“Pahlawan sekarang adalah orang-orang yang bisa menambah kesejahteraan, memiliki trobosan-terobosan di semua bidang. Jadi tidak terbatas hanya pada bidang pemerintahan saja. Jadi di semua bidang yang bisa membuat Indonesia lebih baik,” tandas Anies. (yendhi/mb)