JAKARTA – Sebanyak total 573 calon legislatif Partai Demokrat dari seluruh Indonesia mengikuti pembekalan dan menyatukan visi, misi dan strategi untuk memenangkan Pemilu Legislatif 2019. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pembekalan dalam kesempatan itu..

“Ini ajang berkumpun dan pembekalan kepada  573 caleg Partai Demokrat dari seluruh Indonesia berkumpul bersama untuk menyatukan visi, misi dan strategi dalam memenangkan Partai Demokrat di Pileg 2019 nanti,” kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan.

Sementara itu, dalam pidatonya, SBY mengatakan, pemilu kali ini akan berat bagi Demokrat. Tantangan jauh lebih berat. “Saya ulangi jauh lebih berat. Saya bukan tipe pemimpin yang suka memberikan angin surga. I have to tell you the truth,” kata SBY, dalam pembekalan  di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018).

SBY dan para caleg dalam pembekalan caleg di di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018). (twitter)

SBY dan para caleg dalam pembekalan caleg di di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018). (twitter)

Menurut SBY, ada ada 3 alasan bahwa Pemilu kali ini lebih berat bagi Demokrat. Pertama, Pemilu 2019 akan digelar serentak. Parpol yang mengusung capres akan memiliki perolehan suara yang tinggi.

“Survei membuktikan saat ini parpol yang punya capres sangat diuntungkan. Contohnya PDIP dengan Pak Jokowi sebagai capres kader partai. Dan Gerindra dengan Pak Prabowo sebagai capres kader Gerindra,” tutur dia.

“Sebaliknya, parpol yang tak punya capres dan cawapres suaranya menurun, anjlok. Itu realita,” lanjut dia. Alasan kedua, SBY menyebut sistem perhitungan suara yang baru yaitu Sainte Lague juga memberikan keuntungan bagi PDIP dan Jokowi serta Gerindra dan Prabowo.

Faktor Ketiga yang membuat pemilu lebih berat, lanjut SBY, adalah ambang batas pemilu atau presidential threshold sebesar 20 persen yang mengacu pada hasil pemilu di 2014.  “Demokrat tetap berpendapat bahwa itu keliru karena harusnya kalau pemilu serentak, PT harus 0 persen,” ujar SBY.

“Dengan menggunakan suara 5 tahun lalu, kemungkinan partai-partai yang lebih kecil untuk memajukan kadernya jadi capres dan cawapres juga tertutup,” lanjut Presiden keenam RI ini.

Menurut dia, tiga tantangan inilah, kata SBY, yang harus dihadapi para caleg Demokrat. Namun, SBY mengingatkan kadernya agar tak khawatir menghadapi tantangan ini.

“Partai Demokrat tidak boleh melawan realitas, dont fight the problem, let solving, mari kita carikan jalan keluarnya. Mari kita temukan jalan bagi Demokrat untuk tetap sukses dalam pemilu mendatang, insyallah kita punya jalan,” ujar SBY.

Mantan Presiden RI itu menjelaskan para caleg agar tidak kehilangan optimisme untuk terus berjuang demi kesuksesan Demokrat di Pemilu 2019. Menurut dia, dalam pembekalan caleg ini,  Demokrat akan mencari cara agar bisa sukses di Pemilu 2019.  (win)