Liverpool - Jordan Henderson membela Mohamed Salah dari tuduhan diving. Dia juga memperingatkan reaksi negatif dari fans lawan hanya akan membuat Salah kian termotivasi.

Salah terseret dalam perdebatan terkait diving usai Liverpool menang atas Brighton & Hove Albion. Dalam pertandingan di Stadion Amex, Sabtu (12/1) lalu, Liverpool menang 1-0 berkat eksekusi penalti Salah.

Setelah mencetak gol, Salah tak henti-hentinya disoraki oleh fans Brighton. Winger asal Mesir itu dinilai telah melakukan diving saat terjadi kontak dengan Pascal Gross.

Bukan kali ini saja Salah dituduh diving. Dia sebelumnya juga dinilai pura-pura jatuh saat Liverpool menghadapi Newcastle pada laga Boxing Day. Dalam pertandingan itu, Liverpool juga mendapat hadiah penalti setelah Salah dilanggar Paul Dummett.



Henderson menegaskan bahwa Salah bukan tukang diving. Menurutnya, sorakan dan cemoohan gara-gara perkara diving ini hanya akan membuat Salah semakin bersemangat untuk membuktikan diri.

"Well, sebagai permulaan, itu 100 persen penalti. Tidak ada yang perlu didiskusikan. Soal Mo, saya kira kandang lawan akan mengapresiasi apa yang mereka lihat. Hal-hal yang dia lakukan, saya yakin dia menyenangkan untuk ditonton," ujar Henderson seperti dilansir Telegraph.

"Kalau mereka melakukan itu, mereka hanya akan membuatnya jadi lebih baik. Sorakan tidak akan mengganggunya. Itulah mentalnya. Dia begitu kuat, saya tahu itu."

"Makin banyak orang yang melawannya, semakin dia ingin membuktikan kalau mereka salah. Dia akan melakukan hal-hal yang mungkin jarang dilihat beberapa fans tapi mereka seharusnya menikmatinya karena dia kelas dunia. Itu jelas penalti. Tidak ada yang perlu dibahas soal itu," katanya.



(nds/ran)