JAKARTA – Pembangunan Stadion Taman BMW di Jakarta Utara akan dimulai tahun 2019  dan selesai tahun 2021 dengan anggaran mencapai Rp 4,5 triliun. Stadion megah yang akan dijadikan kandang Persija tersebut, juga dirancang untuk konser musik dan arena promosi seperti PRJ.

Pembangunan stadion akan dilaksanakan oleh PT Jakarta Propetindo (Jakpro). Direktur Utama PT Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto,mengatakan perusahaannya mendapat tugas khusus untuk merealisasikan pembangunan stadion internasional tersebut. Pembangunannya selama tiga tahun, mulai 2019 hingga 2021.

Dwi menyampaikan, anggaran pembangunan stadion BMW  berasal dari penyertaan modal daerah (PMD) Pemprov DKI Jakarta dan investor melalui skema public private partnership. “Nanti di BMW enggak murni PMD, kami akan bentuk  public private partnership biar lebih efisien dan profitable ke depannya,” jelasnya.

Pada tahun pertama pembangunan, Jakpro meminta PMD Rp1,5 triliun dari APBD DKI 2019. Rencananya, kompleks stadion BMW juga akan dilengkapi dengan gedung multifungsi (mixed use). Sehingga dapat dipakai untuk kegiatan lain seperti eksibisi, acara kesenian, hingga konser musik. DPRD DKI Jakarta harus membahas revisi Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2014 yang diajukan Jakpro.

Dalam perda  tertulis modal dasar Jakpro Rp 10 triliun. Di mana hingga kini sudah menerima modal Rp 9,4 triliun.  Sehingga hanya bisa meminta modal sekitar Rp 591 miliar lagi jika perda itu tidak direvisi. Melalui revisi, Jakpro mengajukan kenaikan modal dasar dari Rp 10 triliun menjadi Rp 30 triliun.

Menurut Dwi, DPRD DKI segera membahas revisi perda. Diharapkan  PMD pada 2019 bisa disetujui dan dicairkan. “Sekarang kan, perdanya akan dibahas, nanti Bamus (Badan Musyawarah DPRD DKI) akan membahas perda untuk penyuntikan modal inti,” ucap Dwi.(john/b)

—————————————————————————————————-