NYONYA Sulastri, 30, dari Batam ini memang keterlaluan. Lantaran dorongan libidonya kuat sekali, dia tak pernah puas dengan layanan suami. Dia pun punya PIL. Sialnya, skandalnya terbongkar, gara-gara tertangkap basah suami sedang kencan sambil “jumeneng” (berdiri) di kamar mandi.

Dalam ilmu katurangganing wanita, perempuan tipe “padmasari” sangat doyan bermain asmara. Ciri-cirinya antara lain : rambut hitam tebal berombak lagi berkilau membasah. Laki-laki senang perempuan tipe demikian. Dalam urusan ranjang tak pernah menolak permintaan, karena justru dia yang sangat berminat, lebih-lebih menjelang datangnya menstruasi, maunya dia suami tetap rosa-rosa macam Mbah Marijan.

Ny. Sulastri warga Batuaji, Batam, rupanya termasuk tipe “padmasari” tersebut. Dalam urusan ranjang nggak ada matinya, sampai-sampai suami yang kuwalahan. Lebih-lebih setelah suami dinas malam hari, di rumah lebih banyak tidur, sehingga sang “padmasari” pun kacau balau nafsu dan gairahnya. Soalnya, bila dipaksakan, sang suami melayani tergesa-gesa dengan sistem kejar tayang. Padahal Belanda masih jauh.

Sebagai perempuan “padmasari”, jelas Sulastri sering tak bisa puas bersama suami. Karena demikian tinggi hasratnya, dia pun mencari penyaluran di luar rumah, cari PIL sebagai gebedan baru. Karena dasarnya Sulastri ini cantik, tentu saja banyak yang siap nggajuli (menggantikan) peran suami.

Konyolnya, jadi perempuan gatelan tapi Sulastri owelan (sayang uang). Kenapa harus di hotel wong hanya mau gituan bukan nginep. Maka pria yang diajak kencan selalu dibawa ke rumah. Kadang ketemu yang sangat memuaskan, karena hardwar-nya jumbo. Tapi sering juga Lastri kecewa karena ketemu cowok yang kelas odol hotel.

Tapi dengan lelaki bernama Doni, 35, Lastri benar-benar merasa sangat puas. Makanya dia sering mengundang lelaki itu ke kamarnya. Walhasil ketika suami di kantor kerja banting tulang, di rumah Sulasti malah banting-bantingan dengan lelaki lain.

Yang terjadi beberapa hari lalu seperitu. Begitu suami berangkat kerja, dia segera kirim WA agar segera merapat ke TKP. Mereka kemudian benar-benar pesta asmara. Untuk menghadirkan suasana beda penuh sensasi, keduanya kemudian berhubungan intik di kamar mandi.

Tapi sial rupanya, malam itu suami kembali karena ada sesuatu yang ketinggalan. Tentu saja suami kaget di halaman ada sepedamotor asing, sementara di kamar mandi terdengar desahan istri. Begitu didobrak ditemukan istri dan seorang lelaki sedang berhubungan intim dalam posisi “jumeneng” (berdiri). Keduanya sama-sama bugil laksana singkong mau direbus.

Saat suami Lastri hendak ambil pentungam, Doni segera kabur. Tinggal kini Sulastri dilaporkan ke Polsek Batuaji. Dalam pemeriksaan Lastri merasa tak bisa puas atas layanan suami, sehingga kencan dengan lelaki lain.

Kalau tidak puas kan bisa beritahu kami, jika puas beritahu teman-teman. (Gunarso TS)
.